Salah satu kalimat yang sampai saat ini masih teringat olehku dari ibuku adalah "Makan untuk hidup dan jangan hidup untuk makan". Sebuah kalimat yang unik bagiku yang mengajarkan sebuah hidup yang sederhana dan bersahaja. Asalkan kita bisa hidup dengan apa yang kita makan, itu adalah batas yang cukup untuk kita berhenti makan saat itu dan jangalah hidup yang kita miliki kita gunakan seenaknya untuk memakan semua yang ada di depan kita. Memang dari kecil aku sudah terlatih seperti ini. Pernah suatu hari aku sarapan neng nasi yang dicampur dengan sedikit parutan kelapa dan sedikit bumbu garam tapi bagiku itu terasa enak. Makan daging bagi keluarga kami saat itu adalah sebuah hal yang langka. Namun, ternyata kami masih bisa bertahan samapi sekarang seperti orang-orang lainnya.
Ada hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan bahwa kita harus menghentikan kegiatan makan kita sebelum kita kenyang. Selain itu, hadis lainnya menjelaskan bahwa saat makan hendaknya kita mengisi perut kita denga sepertiga makanan, sepertiga air, dan sisanya adalah udara. Memang terasa nikmat jika kita makan sampai kenyang. Apalagi jika makanan yang kita makan memiliki rasa yang sangat enak. Seoalah-olah mulut ini tidak mau berhenti untuk makan. Akan tetapi, hal itu malah kemungkinan akan berakibat buruk. Jika kita kekenyangan maka kita akan lebih mudah mengantuk karena akan dibutuhkan okeigen yang lebih banyak untuk melakukan proses pada makanan yang kita makan. Selain itu, jika kita makan terlalu banyak kita kan lebih mudah terkena obesitas dan penyakit lainnya.
Suatu saat aku mendapatkan pengalaman menarik dari salah satu alumni kampusku. Beliau berkata mengapa seekor harimau atau makhluk buas lainnya selalu makan secukupnya. Beliau menjelaskan bahwa harimau tidak memiliki kulkas atau apartemen untuk menyimpan daging yang mereka makan. Mereka hanya makan sampai kenyang dan tidak akan makan sampai waktu berikutnya. Mungkin hal inilah yang menyebabkan kehidupan di alam selalu seimbang. Hal ini mengajarkan kepada kita agar kita tidak rakus dalam mencari makanan (harta). Kerakusan hanya akan menggeser keseimbangan dan pasti menimbulkan masalah.
wew..tkcoba mengkritisi tulisanmu
ReplyDeleteBeliau berkata mengapa seekor harimau atau makhluk buas lainnya selalu makan secukupnya. Mereka hanya makan sampai kenyang dan tidak akan makan sampai waktu berikutnya.
kokkalimat diatas btentangan ya?? hehehe
aku jg bingung bagian mana yang bertentangan, aku cuma ingin mengatakan bahwa mereka mengambil hal secukupnya saja dan tidak melakukan penimbunan yang sangat berlebih.
ReplyDelete